Selasa, 7 Februari 2023

Pendamping Sosial PKH Harus Pantau Validitas Data KPM

- Selasa, 24 Januari 2023 | 21:09 WIB
Bupati Bandung, Dadang Supriatna memberi sambutan di depan peserta Peningkatan Kapasitas Pendamping Sosial PKH Kabupaten Bandung di Sutan Raja Hotel and Convention Centre, Soreang, Selasa (24/1) (Diskominfo Kabupaten Bandung)
Bupati Bandung, Dadang Supriatna memberi sambutan di depan peserta Peningkatan Kapasitas Pendamping Sosial PKH Kabupaten Bandung di Sutan Raja Hotel and Convention Centre, Soreang, Selasa (24/1) (Diskominfo Kabupaten Bandung)

RBG.ID, SOREANG - Dalam rangka menekan angka kemiskinan di wilayah Kabupaten Bandung, Pemkab Bandung ingatkan para pendamping sosial Program Keluarga Harapan (PKH) terus pastikan validitas data KPM (Keluarga Penerima Manfaat).

Hal itu bertujuan agar KPM dapat memiliki akses dan memanfaatkan program-program pelayanan yang telah disediakan oleh Pemkab Bandung.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengatakan kedepannya para pendamping sosial PKH untuk terus memastikan validitas data KPM yang ada. Hal itu agar dalam pelaksanaan PKH, manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga: Bejat! Seorang Ayah di Bandug Tega Lakukan Asusila Pada Anak Tiri

“Saya ingatkan kepada para pendamping sosial agar melaksanakan fungsi dan tugasnya dengan baik, hal itu agar bantuan yang diberikan tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu dan tepat cara,” kata Dadang, Selasa (24/1).

Untuk itu, guna menunjang kerja pendampingan tersebut, Pemkab Bandung saat ini tengah menyiapkan insentif bagi para pendampin maupun koordinator baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten. Insentif tersebut nantinya akan diberikan setiap enam bulan sekali dengan nominal yang berbeda-beda.

"Jadi skema insentifnya nanti Rp. 750.000 bagi pendamping, Rp. 1.000.000 bagi koordinator Kecamatan, dan Rp. 1.500.000 bagi koordinator Kabupaten," terangnya.

Baca Juga: Bangun SDM Unggul, Pemdes Ciburial Kabupaten Bandung Gulirkan Beasiswa Masagi

Dadang menjelaskan jumlah KPM di Kabupaten Bandung pada tahun 2022 mengalami penurunan sebanyak 24.980, dari 134.691 KPM pada tahun 2021 menjadi 109.711 penerima. Penurunan jumlah KPM itu menurutnya besar dipengaruhi oleh program PKH yang diinisiasi oleh pemerintah pusat.

Halaman:

Editor: M Asep.

Terkini

Simak Prakiraan Cuaca Bandung 7 Februari 2023

Selasa, 7 Februari 2023 | 10:56 WIB

6 Tuntutan PPDI Diterima DPR RI Komisi II

Kamis, 26 Januari 2023 | 21:45 WIB
X