Jumat, 9 Juni 2023

Update Pemulihan Bank Syariah Indonesia (BSI), OJK, BI, BSSN, Hingga Kominfo Dilibatkan

- Senin, 22 Mei 2023 | 13:32 WIB
Logo Bank Syariah Indonesia (BSI) (Sumber: Twitter)
Logo Bank Syariah Indonesia (BSI) (Sumber: Twitter)

RBG.ID – Perkembangan kasus serangan siber Bank Syariah Indonesia (BSI) saat ini dikatakan aplikasi belum sepenuhnya kembali seperti semula.

Meski BSI mengatakan sejak Kamis (11/5) mereka telah berhasil memperbaiki layanan mobile banking BSI yang error sejak Senin 8 Mei 2023, tetapi aplikasi tersebut belum semuanya dapat digunakan.

Selain itu, nasabah juga mendapati kabar jika BSI baru saja terkena serangan siber Ransomware yang ditunggangi oleh kelompok hacker, LockBit yang meminta tebusan sejumlah dengan taruhan 15 juta data nasabah dan karyawan.

Baca Juga: BSI Gaet Badan Sandi dan Siber Negara Untuk Atasi Serangan Siber Ransomware yang Dilakukan LockBit

Mereka memberikan batas tenggat waktu hingga Selasa (16/5) pukul 04.09 WIB. Tetapi, BSI tidak merespon ancaman tersebut yang mengakibatkan 15 Juta data nasabah dan karyawan tersebar di dark web oleh kelompok tersebut.

Untuk menangani hal ini, BSI diketahui telah bekerja sama dengan Badan Sandi dan Siber Negara, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Kominfo RI untuk proses penyeledikan dan perbaikan sistem.

Tetapi kemudian, BSI telah memblokis seluruh PIN dan Password di mobile banking nasabah dan meminta mereka untuk membuat PIN dan password baru.

Baca Juga: Kelompok LockBit yang menghack BSI Tulis 3 Pesan Kepada Nasabah BSI, 'Stop Using BSI'

Secara tidak langsung mereka mengakui mengenai serangan siber yang berimbas data nasabah tersebar dan meminta nasabah untuk memperbarui keamanan akun mereka.

Terbaru, OJK telah melaporkan BSI kepada Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) hal ini diutarakan langsung oleh Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani Indrawati.

"Untuk BSI, dari OJK sudah menyampaikan laporan kepada forum KSSK mengenai situasi yang terjadi," katanya pada Jumat (19/5).

Baca Juga: Ini Fitur di BSI Mobile yang Sudah Dapat Diakses Nasabah

Bank Indonesia (BSI) dan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) juga turut mengawasi proses pemulihan sistem layanan BSI ini.

Saat ini, Kominfo juga mengabarkan mereka telah memetakan masalah yang dialami BSI dan akan meminta klarifikasi terkait hal ini.

Halaman:

Editor: Sekar Aqillah Indraswari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X