Kamis, 23 Maret 2023

Proyek Pembangunan Jembatan Otista Bogor Dilelang Pekan Depan, Segini Nilainya

- Rabu, 8 Maret 2023 | 08:56 WIB
Kendaraan saat melintasi Jembatan Otista, Kota Bogor. Pemkot Bogor bakal membangun ulang Jembatan Otista tahun ini. (Foto: Sofyansyah/Radar Bogor)
Kendaraan saat melintasi Jembatan Otista, Kota Bogor. Pemkot Bogor bakal membangun ulang Jembatan Otista tahun ini. (Foto: Sofyansyah/Radar Bogor)

RBG.ID-BOGOR, Rencana pembangunan ulang Jembatan Otista di Jalan Otista, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, terus berproses.

Sekretaris DPUPR Kota Bogor, Rena Da Frina mengungkapkan, progres terbaru rencana pembangunan Jembatan Otista yang ada di seputar Jalan Sistem Satu Arah (SSA) Kota Bogor.

Rena Da Frina menyebut, saat ini pihaknya sudah mendapatkan review dari Inspektorat Kota Bogor terkait rencana pembangunan Jembatan Otista yang dianggarkan Pemprov Jabar senilai Rp52 miliar.

Baca Juga: Tahun Ini Jembatan Otista Kota Bogor Direvitalisasi, Inilah Peran Otto Iskandardinata Pasca Kemerdekaan

"Jadi ada beberapa proses sebelum kami masukan dokumen lelang, itu harus direview dulu atau dilihat lagi dan dihitung kembali sama Inspektorat, wajar apa tidak seperti itu," kata Rena Da Frina kepada wartawan, Selasa (7/3/2023).

Menurut Rena, review yang dilakukan Inspektorat Kota Bogor saat ini sudah selesai. Rencananya, PUPR Kota Bogor akan memasukan lelang proyek pembangunan Jembatan Otista pekan depan.

"Jadi masih on schedule. Kami masukan berkasnya dan siap diproses atau ditayangkan sama ULP," ucap dia.

Baca Juga: Jembatan Otista Kota Bogor Segera Ditutup, Berikut Perjuangan Otto Iskandardinata Sebelum Kemerdekaan

Soal konsep, dijelaskan Rena Da Frina, sejauh ini rencana pembangunan Jembatan Otista masih sama dengan yang sudah disampaikan sebelum-sebelumnya.

Jembatan Otista ini nantinya dapat mengakomodir atau bisa dilintasi kendaraan trem, tidak ada lagi penyempitan jalan atau bottlenecks di jembatan, serta lain sebagainya.

"Konsepnya masih sama. Bangun ulang, dihancurkan semua bangunan lamanya. Dan surat izin rekom teknis dari BWSCC kami sudah proses, izin dari LIPI juga kami proses," lanjut dia.

Disinggung mengenai target pembangunan, Rena Da Frina menambahkan, bahwa pihaknya diberi waktu sekitar delapan setengah bulan untuk menyelesaikan pembangunan ini

"8,5 bulan sampai Desember awal, dan start pengerjaannya pak wali minta dua hari setelah Lebaran itu semua ditutup total, ya gak akan meleset lah dari segi waktu," tukas dia.(ded)

Editor: Alpin RBG

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X