Sabtu, 25 Maret 2023

Pengemudi Ojol Tewas di Jalan KS Tubun yang Berlubang, Bima Akui Akibat Kelalaian Pemkot Bogor

- Sabtu, 18 Maret 2023 | 10:49 WIB
Pengendara motor mengelami kecelakaan tunggal di Jalan KS Tubun, Kota Bogor, Kamis (16/3) malam.
Pengendara motor mengelami kecelakaan tunggal di Jalan KS Tubun, Kota Bogor, Kamis (16/3) malam.

RBG.ID-BOGOR, Tewasnya pengendara motor akibat lubang di Jalan KS Tubun, mendapat respon dari Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Wali Kota Bogor Bima Arya berjanji tidak akan membiarkan kejadian yang sama terulang kembali.

Hal itu disampaikannya usai menyambangi kediaman korban di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jumat (17/3/2023) malam.

Baca Juga: Kecelakaan, Pengemudi Ojol Tewas Akibat Kepalanya Tertusuk Gagang Gerobak di Jalan KS Tubun

Bima mengakui, tragedi kecelakaan tunggal tersebut sebagai kelalaian Pemerintah Kota Bogor. Meskipun ruas jalan tersebut merupakan ruas jalan nasional.

"Apapun status jalannya tidak boleh ada pembiaran lubang sekecil apapun. Karena fasilitas itu tidak boleh membahayakan keselamatan warga. Keselamatan warga nomor satu,” terangnya.

Bima dengan tegas meminta jajarannya untuk memiliki rasa memiliki dan bertanggung jawab pada jalan-jalan berlubang dan rusak yang membawa potensi bahaya bagi masyarakat.

Baca Juga: Viral Ojol Dibegal di Cikini, Polisi Bilang Begini

"Saya ingatkan ke Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), bahkan Camat dan Lurah untuk peka ketika melihat titik membahayakan. Jangan memikirkan soal kewenangan. Saya tanggung jawab sebagai Wali Kota," tegasnya.

Terlebih hal itu sebetulnya sudah disampaikannya saat peristiwa hanyutnya mahasiswi IPB di gorong-gorong Jalan Dadali tahun lalu.

Bima Arya meminta jajarannya untuk memperbaiki segera seluruh jalan rusak di masing-masing wilayah dengan berpatroli.

"Peristiwa ini jadi peringatan. Saya minta seluruh staf untuk atensi. Karena setiap sudut kota tidak boleh membahayakan warga. Sekecil apapun lubang tambal tidak usah berdalih macam-macam," tekan Bima.

Ia berharap tidak ada lagi warga yang terenggut nyawanya karena fasilitas yang rusak. Seban ia menilai hal itu memberikan sejarah yang menyedihkan dan menyakitkan bagi keluarga korban.(fat)

Editor: Alpin RBG

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X