RBG.ID - Menanggapi tewasnya pemotor akibat lubang di jalan KS Tubun, Wali kota bogor, Bima Arya berjanji tidak akan membiarkan kejadian yang sama terulang kembali.
Hal itu disampaikan Bima Arya usai menyambangi kediaman korban di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor pada Jumat (17/3) malam.
Bima Arya mengakui, tragedi kecelakaan tunggal tersebut sebagai kelalaian Pemerintah kota bogor. Meskipun ruas jalan tersebut merupakan ruas jalan nasional.
Baca Juga: Kecelakaan, Pengemudi Ojol Tewas Akibat Kepalanya Tertusuk Gagang Gerobak di Jalan KS Tubun
"Apapun status jalannya tidak boleh ada pembiaran lobang sekecil apapun. Karena fasilitas itu tidak boleh membahayakan keselamatan warga. keselamatan warga nomor satu," tegas Bima Arya.
Bima Arya dengan tegas meminta jajarannya, untuk memiliki rasa memiliki dan bertanggung jawab pada jalan-jalan berlubang dan rusak yang membawa potensi bahaya bagi masyarakat.
"Saya ingatkan ke Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), bahkan Camat dan Lurah untuk peka ketika melihat titik membahayakan. Jangan memikirkan soal kewenangan. Saya tanggung jawab sebagai Wali Kota," tegas Bima Arya.
Baca Juga: Jangan Ketinggalan! Simak 9 Lokasi Pelayanan Samsat Keliling yang Buka di Wilayah DETABEK Hari Ini
Terlebih hal itu sebetulnya sudah disampaikannya saat peristiwa hanyutnya mahasiswi IPB di gorong-gorong jalan Dadali tahun lalu.
Ia meminta jajarannya untuk memperbaiki segera seluruh jalan rusak di masing-masing wilayah dengan berpatroli.
"Peristiwa ini jadi peringatan. Saya minta seluruh staf untuk atensi. Karena setiap sudut kota tidak boleh membahayakan warga. Sekecil apapun lubang tambal tidak usah berdalih macam-macam," tekan Bima.
Baca Juga: Jangan Ketinggalan! Simak 9 Lokasi Pelayanan Samsat Keliling yang Buka di Wilayah DETABEK Hari Ini
Ia berharap tidak ada lagi warga yang terenggut nyawanya karena fasilitas yang rusak. Seban ia menilai hal itu memberikan sejarah yang menyedihkan dan menyakitkan bagi keluarga korban. (fat)
Artikel Terkait
Warga Cikembar Protes Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak, Dinas Bina Marga Jabar Dinilai Tutup Mata
Bina Marga Jabar Dirikan 43 Posko untuk Antisipasi Jalan Rusak
Kerap Diprotes Warga, Wagub Jabar Tinjau Jalan Rusak di Cikembar
Belum Sebulan, Laporan Jalan Rusak dan Berlubang di Kota Bekasi Capai 21 Titik
Rawan Kecelakaan, Warga Swadaya Perbaiki Jalan Rusak di BNR