Selain masalah karier, Sekda Ajat juga menyoroti perlunya perubahan paradigma berpikir bagi para pejabat administrator.
Ia menekankan bahwa ASN tidak boleh lagi terjebak dalam budaya kerja yang pasif, yang hanya bergerak jika ada perintah atau disposisi tertulis.
Sebagai motor penggerak di perangkat daerah, pejabat administrator dituntut untuk memiliki kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat dan berani mengambil langkah inisiatif dalam koridor aturan yang berlaku.
“Jangan menunggu disposisi. ASN harus menjadi inisiator, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan di lapangan,” tegasnya.
Ajat menambahkan bahwa ritme kerja pemerintah saat ini berjalan sangat cepat, selaras dengan dinamika jabatan politik yang memiliki batasan waktu tertentu untuk merealisasikan janji-janji program pembangunan.
Oleh karena itu, kemampuan untuk beradaptasi dengan kecepatan pimpinan menjadi kunci agar kinerja birokrasi tidak terhambat oleh proses birokrasi yang kaku.
“Kalau tidak bisa mengikuti ritme, kita akan merasa terbebani. Padahal kuncinya adalah adaptasi,” ujarnya melanjutkan.
Baca Juga: Tekan Kemacetan Pusat Kota, Pemkot Bogor Usulkan Moratorium Armada AKDP ke Pemprov Jabar
Di akhir arahannya, Sekda memberikan penekanan bahwa para peserta PKA tahun ini merupakan kelompok spesial yang dipilih secara selektif oleh Bupati Bogor.
Kebanggaan atas kepercayaan tersebut harus dikonversi menjadi kontribusi nyata dalam bentuk kinerja yang lebih baik pasca pelatihan.
Ajat juga mengingatkan bahwa seluruh biaya penyelenggaraan pelatihan ini bersumber dari anggaran daerah yang merupakan uang rakyat.
Hal ini menuntut adanya timbal balik berupa pengabdian yang lebih berkualitas dari para ASN kepada masyarakat Kabupaten Bogor.
“Jangan anggap PKA ini hanya prasyarat. Ini menggunakan uang rakyat, sehingga ada harapan besar dari masyarakat kepada Bapak dan Ibu semua untuk memberikan kontribusi nyata,” pungkas Sekda Ajat Rochmat Jatnika.***
Artikel Terkait
Pastikan Legalitas Proyek, Pemkab Bogor Tegaskan Pembangunan Jalan Alternatif Sentul City Menuju Puncak II Sesuai Aturan
Investasi Masa Depan, Bupati Bogor Rudy Susmanto: Kita Menanam Hari Ini untuk Anak Cucu
Tekan Kemacetan Pusat Kota, Pemkot Bogor Usulkan Moratorium Armada AKDP ke Pemprov Jabar
Revitalisasi GOR Pajajaran Berlanjut, Pemkot Bogor Alokasikan Rp51 Miliar untuk Pembangunan Tahap Dua
Sekda Kabupaten Bogor Apresiasi Langkah Cepat Rencana Kerja DPRD TA 2027