bogor

Sekda Kabupaten Bogor Apresiasi Langkah Cepat Rencana Kerja DPRD TA 2027

Kamis, 16 April 2026 | 06:55 WIB
Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika saat memberikan arahan dalam rapat kerja bersama jajaran DPRD Kabupaten Bogor di Cisarua mengenai perencanaan tahun 2027. (Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor)

RBG.id — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, secara resmi memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah proaktif yang diambil oleh Sekretariat DPRD (Sekwan) Kabupaten Bogor. 

Apresiasi tersebut diberikan atas inisiatif Sekwan yang telah memulai pembahasan Program dan Rencana Kerja (Renja) untuk Tahun Anggaran 2027 jauh lebih awal dibandingkan perangkat daerah lainnya. 

Langkah cepat ini dinilai sebagai bentuk keseriusan dalam membangun fondasi perencanaan yang matang, terarah, serta responsif terhadap dinamika kebutuhan pembangunan di wilayah Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Tindak Tegas Oknum ASN, Pemkab Bogor Limpahkan Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan ke Aparat Penegak Hukum

Sekda Ajat menekankan bahwa inisiatif untuk memulai lebih dahulu dalam penyusunan perencanaan merupakan hal yang patut dicontoh oleh SKPD lainnya. 

Menurutnya, kesiapan yang ditunjukkan oleh Sekretariat Dewan menjadi modal penting agar program-program yang disusun nantinya memiliki kualitas yang tinggi dan selaras dengan visi pembangunan daerah jangka panjang.

“Ini menjadi hal yang patut diapresiasi. Sekretariat Dewan sudah lebih dulu memulai dibandingkan perangkat daerah lainnya. Artinya ada kesiapan dalam menyusun program kerja ke depan,” ujar Ajat Rochmat Jatnika saat menghadiri rapat kerja di Cisarua, Selasa 14 April 2026.

Dalam kesempatan yang sama, Ajat juga memberikan gambaran mengenai pentingnya menjaga keharmonisan hubungan kerja di lingkungan parlemen.

Baca Juga: Revitalisasi GOR Pajajaran Berlanjut, Pemkot Bogor Alokasikan Rp51 Miliar untuk Pembangunan Tahap Dua 

Ia mengibaratkan sinergi antara Sekretariat DPRD dan para anggota dewan layaknya hubungan suami-istri yang harus saling mendukung, mengisi, dan berjalan beriringan guna mencapai tujuan bersama bagi kemaslahatan masyarakat.

Penguatan komunikasi antara pihak eksekutif dan legislatif menjadi kunci agar tidak terjadi sumbatan informasi dalam proses pembangunan.

“Tantangan ke depan membutuhkan harmonisasi yang kuat. Komunikasi antara DPRD dan eksekutif harus terus dijaga agar tidak terjadi miskomunikasi dalam penyusunan program,” jelasnya.

Baca Juga: Dukung Relokasi PKL Pasar Bogor, Pemnas Bogor Raya: Langkah Nyata Dorong Pedagang Naik Kelas

Sejalan dengan pernyataan Sekda, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, H. Agus Salim, menegaskan bahwa penyusunan Renja tahun 2027 ini bukan sekadar menjalankan agenda rutin tahunan atau memenuhi aspek formalitas administratif. 

Halaman:

Tags

Terkini