Baginya, proses ini adalah momentum strategis untuk merumuskan kebijakan dan program kerja yang benar-benar memberikan dampak nyata serta solusi konkret bagi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat Bogor.
“Renja ini bukan formalitas. Ini adalah momentum untuk memastikan program yang kita susun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pelaksanaan tugas serta fungsi DPRD secara optimal,” tegas H. Agus Salim.
Agus Salim juga menyoroti peran vital Sekretariat DPRD sebagai tulang punggung yang mendukung kelancaran tugas pokok dan fungsi para wakil rakyat.
Baca Juga: Tekan Kemacetan Pusat Kota, Pemkot Bogor Usulkan Moratorium Armada AKDP ke Pemprov Jabar
Ia menilai keberhasilan kinerja Sekwan dapat diukur dari sejauh mana dukungan administrasi dan teknis yang diberikan mampu memfasilitasi anggota dewan dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, serta pengawasan secara maksimal.
“Keberhasilan Sekwan adalah bagaimana mampu mengantarkan anggota dewan menjalankan amanahnya, termasuk dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat,” pungkasnya.
Langkah percepatan ini diharapkan dapat memberikan waktu yang cukup bagi setiap komisi di DPRD untuk membedah aspirasi masyarakat yang masuk melalui reses.
Diharapkan hasil reses tersebut dapat dituangkan dalam dokumen perencanaan yang berkualitas pada tahun anggaran 2027 mendatang.***
Artikel Terkait
Pastikan Legalitas Proyek, Pemkab Bogor Tegaskan Pembangunan Jalan Alternatif Sentul City Menuju Puncak II Sesuai Aturan
Realisasi 156 Hektare Hutan Kota, Pemkab Bogor Percepat Target Penanaman Pohon di Seluruh Kecamatan
Tekan Kemacetan Pusat Kota, Pemkot Bogor Usulkan Moratorium Armada AKDP ke Pemprov Jabar
Dukung Relokasi PKL Pasar Bogor, Pemnas Bogor Raya: Langkah Nyata Dorong Pedagang Naik Kelas
Tindak Tegas Oknum ASN, Pemkab Bogor Limpahkan Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan ke Aparat Penegak Hukum