Thomas menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat berkomitmen membantu pemerintah daerah melalui aksi cepat di lapangan.
Setiap Korem memiliki tanggung jawab untuk membangun lima jembatan setiap bulannya, di mana prioritas pembangunan ditentukan berdasarkan urgensi kebutuhan masyarakat dan hasil kajian teknis lapangan mengenai risiko bencana.
“Beberapa kejadian jembatan hanyut menjadi perhatian kami. Perbaikan dilakukan menggunakan anggaran TNI dengan kolaborasi bersama pemerintah daerah,” jelas Brigjen TNI Thomas Rajunio.
Baca Juga: Sekda Kabupaten Bogor Apresiasi Langkah Cepat Rencana Kerja DPRD TA 2027
Ia menambahkan bahwa program-program yang dirancang oleh TNI bersifat komplementer atau melengkapi agenda pembangunan yang telah direncanakan oleh pemerintah daerah.
Dengan pembagian tugas yang jelas, area yang belum terjangkau oleh anggaran daerah dapat segera ditangani melalui mekanisme TMMD.
Lebih lanjut, Rakornis ini juga mengevaluasi perkembangan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai pilar penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat bawah. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha yang mandiri bagi warga desa.
Baca Juga: Hapus Stigma Orang Dekat, Sekda Kabupaten Bogor Tekankan Meritokrasi dan Inisiatif bagi Peserta PKA
Di sisi lain, TNI juga menyatakan kesiapannya dalam mengawal program Makan Bergizi Gratis dan Sekolah Rakyat agar pelaksanaannya di lapangan berjalan transparan dan tepat sasaran.
Thomas menilai bahwa koordinasi yang sudah sering dilakukan perlu terus dipertajam agar memiliki fokus yang lebih terarah.
Dengan demikian, percepatan pembangunan tidak hanya sekadar soal infrastruktur fisik, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas hidup dan sumber daya manusia di wilayah Bogor.
“Kami sudah sering berkoordinasi, namun momentum ini menjadi penting untuk membahas lebih fokus terkait kamtibmas dan percepatan pembangunan seperti Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hingga dukungan terhadap Makan Bergizi Gratis dan Sekolah Rakyat terus kami dorong,” ungkap Thomas.
Melalui kemitraan yang solid antara Pemkab Bogor dan Korem 061/SK, program TMMD ke-128 tahun 2026 ini diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan wilayah.
Pembangunan jembatan perintis dan penguatan layanan dasar menjadi bukti nyata bahwa negara hadir hingga ke wilayah tersulit sekalipun demi menjamin kesejahteraan warga secara berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Revitalisasi GOR Pajajaran Berlanjut, Pemkot Bogor Alokasikan Rp51 Miliar untuk Pembangunan Tahap Dua
Tindak Tegas Oknum ASN, Pemkab Bogor Limpahkan Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan ke Aparat Penegak Hukum
Sekda Kabupaten Bogor Apresiasi Langkah Cepat Rencana Kerja DPRD TA 2027
Perkuat Sinergi Pembangunan, Bupati Bogor Rudy Susmanto Dorong Kolaborasi Strategis di Musrenbang Jabar 2027
Sikat Praktik Pungli, Pemkab dan Polres Bogor Bentuk Tim Khusus Lintas Instansi