RBG.id — Sinergitas antara Pemerintah Kota Bogor dan unsur TNI terus diperkuat guna memastikan stabilitas wilayah serta akselerasi berbagai program strategis nasional.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang berlangsung di Mako Korem 061/Suryakancana, Jalan Merdeka, Kota Bogor.
Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari Kota maupun Kabupaten Bogor untuk menyelaraskan langkah dalam menjawab tantangan sosial dan lingkungan di masa mendatang.
Rakor yang dipimpin langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 061/Suryakancana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, tersebut tidak hanya berfokus pada aspek keamanan konvensional, tetapi juga mencakup evaluasi program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
Agenda strategis yang menjadi pembahasan utama meliputi pengembangan Koperasi Merah Putih, pelaksanaan program Sekolah Rakyat, hingga optimalisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi atensi pemerintah pusat.
Dalam arahannya, Brigjen TNI Thomas Rajunio menekankan bahwa Korem 061/SK memiliki tanggung jawab besar dalam memitigasi potensi bencana di wilayahnya yang secara geografis tergolong rawan.
Salah satu langkah konkret yang tengah dijalankan adalah pembangunan jembatan perintis Garuda.
Program ini hadir sebagai solusi cepat untuk menyambung kembali mobilitas warga di wilayah-wilayah yang infrastrukturnya rusak akibat hanyut diterjang banjir, melalui kolaborasi erat dengan pemerintah daerah setempat.
Selain infrastruktur, sektor ketahanan air juga menjadi prioritas utama seiring dengan munculnya potensi fenomena La Niña.
Jajaran TNI saat ini tengah gencar melakukan pencarian titik-titik sumber air baru sebagai langkah antisipatif terhadap potensi kekeringan.
Baca Juga: Hapus Stigma Orang Dekat, Sekda Kabupaten Bogor Tekankan Meritokrasi dan Inisiatif bagi Peserta PKA
Upaya ini dilakukan berdasarkan evaluasi dari fenomena El Niño sebelumnya yang telah memicu berbagai bencana hidrometeorologi, sehingga persiapan cadangan air bersih menjadi krusial untuk menjaga stabilitas kebutuhan masyarakat.
Artikel Terkait
Dukung Relokasi PKL Pasar Bogor, Pemnas Bogor Raya: Langkah Nyata Dorong Pedagang Naik Kelas
Revitalisasi GOR Pajajaran Berlanjut, Pemkot Bogor Alokasikan Rp51 Miliar untuk Pembangunan Tahap Dua
Sekda Kabupaten Bogor Apresiasi Langkah Cepat Rencana Kerja DPRD TA 2027
Hapus Stigma "Orang Dekat", Sekda Kabupaten Bogor Tekankan Meritokrasi dan Inisiatif bagi Peserta PKA
Perkuat Sinergi Pembangunan, Bupati Bogor Rudy Susmanto Dorong Kolaborasi Strategis di Musrenbang Jabar 2027