Di sisi lain, kubu World Legends tidak kalah mentereng. Skuad ini akan dipimpin oleh sang "Il Pinturicchio" Alessandro Del Piero dan benteng pertahanan legendaris Italia, Fabio Cannavaro.
Kehadiran nama-nama besar seperti Franck Ribery, David Silva, dan Claude Makelele menjamin bahwa pertandingan ini tetap akan berjalan kompetitif meskipun bertajuk laga eksibisi.
Ketajaman visi bermain David Silva dan kecepatan Ribery akan menjadi tantangan nyata bagi lini pertahanan Barcelona yang digalang oleh Philip Cocu dan Juan Pablo Sorin.
Baca Juga: Akses Warga Terputus, Wabup Jaro Ade Instruksikan Penanganan Cepat Jembatan Ambruk di Rumpin
Hal yang semakin membuat laga ini istimewa bagi publik lokal adalah integrasi legenda Timnas Indonesia ke dalam skuad World Legends.
Nama-nama besar seperti Irfan Bachdim, Firman Utina, Ismed Sofyan, hingga Ponaryo Astaman akan berbagi lapangan dengan para peraih juara dunia.
Kehadiran Maman Abdurrahman, Arthur Irawan, dan Greg Nwokolo di barisan tim yang sama dengan Del Piero menunjukkan apresiasi tinggi terhadap kontribusi para pemain tersebut bagi sepak bola nasional selama ini.
Bagi para penggemar yang telah memegang tiket, panitia menerapkan aturan waktu kedatangan yang cukup ketat guna menghindari penumpukan di area kompleks olahraga Senayan.
Area ringroad stadion akan mulai dibuka (open gate) pada pukul 14.00 WIB, disusul oleh pembukaan pintu tribun stadion pada pukul 16.00 WIB. Sementara itu, peluit tanda dimulainya pertandingan (kick-off) akan ditiupkan tepat pada pukul 19.30 WIB.
Kabar terbaru siaran langsung pertandingan ini akan disiarkan melalui kanal YouTube RCTI Sports, namun kehadiran langsung di stadion menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin menyaksikan duel sejarah ini.
Sedikit catatan menarik sebagai pelengkap sejarah, kembalinya Patrick Kluivert ke Indonesia kali ini murni sebagai pemain legenda untuk menghibur publik, mengingat kecintaannya pada atmosfer sepak bola Indonesia yang selalu luar biasa.
Meskipun sang pemain memiliki kedekatan emosional dengan Asia dan pernah berkunjung beberapa kali, aksi teknisnya di lapangan hijau SUGBK tetap menjadi magnet utama yang tidak boleh dilewatkan.***