Selasa, 3 Oktober 2023

Asik! Kartu Prakerja Akan Buka Gelombang Baru Secara Reguler Setiap 2 Minggu Sekali

- Rabu, 31 Mei 2023 | 16:14 WIB
ILUSTRASI KARTU PRAKERJA Gelombang 48 dibuka. (Adnan Reza Maulana/JawaPos.com)
ILUSTRASI KARTU PRAKERJA Gelombang 48 dibuka. (Adnan Reza Maulana/JawaPos.com)

RBG.ID – Program Kartu Prakerja rencananya akan membuka gelombang baru secara reguler setiap dua minggu sekali.

Direktur Eksekutif Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari menyampaikan, gelombang baru ini akan mulai dibuka pada Jumat (2/6/2023) pukul 12.00 WIB hingga Senin pukul 23.59 WIB.

Upaya itu bertujuan supaya peserta mendapat kepastian terkait pembukaan gelombang dan penetapan peserta dengan jadwal yang lebih pasti dan mudah diingat.

 Baca Juga: Satpam Bobol Rumah di Kalideres Pakai Linggis Dalam Kondisi Mabok, Bawa Kabur Uang Rp 90 Juta

Dengan dibuka gelombang dan ditetapkan peserta setiap dua minggu, para peserta yang belum lolos menjadi tidak lupa untuk ikut gabung gelobang selanjutnya.

"Hanya satu klik saja, sudah memastikan agar mereka ikut diperhitungkan dalam penetapan peserta di gelombang berikutnya,” ujar Denni dalam Konferensi Pers di Jakarta, Rabu.

Calon peserta yang sudah mendaftar di situs http://prakerja.go.id bisa bergabung ke gelombang baru Program Prakerja saat dibuka setiap dua minggu.

 Baca Juga: Mobil Patwal Wabup Pangandaran Alami Kecelakaan Beruntun di Ciamis, 3 Orang Masuk RS

“Ini pembukaan gelombang, tapi untuk pendaftaran akun, memasukkan data peserta itu bsa dilakukan kapan saja,” tambah Denni.

Ia menuturkan Manajemen Kartu Prakerja terus berupaya guna mewujudkan visi program bahwa pendidikan itu tidak berhenti pada dunia sekolah saja, namun terus berjalan sepanjang hayat.

Pekerjaan dapat terdisrupsi baik oleh pandemi, perkembangan teknologi digital, maupun siklus bisnis yang membuat suatu pekerjaan menjadi tidak lagi relevan.

 Baca Juga: Kualitas Udara Tangsel Tercatat Tidak Sehat, Begini Tanggapan Wali Kota Benyamin

Oleh karena itu, setiap pekerja perlu terus belajar untuk meningkatkan keahlian.

“Dengan bekal pendidikan dan pelatihan, angkatan kerja Indonesia dapat terus bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif,” tegasnya. (jpc)

Halaman:

Editor: Dewi Komalasari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X