Kamis, 23 Maret 2023

Warga Korban Kebakaran Depo Pertamina Tinggalkan Pengungsian

- Sabtu, 11 Maret 2023 | 22:56 WIB
Pengungsi kebakaran Depo Pertamina Plumpang berada di tenda darurat di RPTRA Rasela, Koja, Jakarta Utara Sabtu (4/3/2023). Kebakaran tersebut menyebabkan puluhan rumah hangus terbakar dan belasan warga dilaporkan menjadi korban jiwa dalam peristiwa itu.  (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Pengungsi kebakaran Depo Pertamina Plumpang berada di tenda darurat di RPTRA Rasela, Koja, Jakarta Utara Sabtu (4/3/2023). Kebakaran tersebut menyebabkan puluhan rumah hangus terbakar dan belasan warga dilaporkan menjadi korban jiwa dalam peristiwa itu. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

 

RBG.ID – BPBD DKI Jakarta menyatakan seluruh penyintas kebakaran Depo Pertamina Plumpang sudah meninggalkan tempat pengungsian.

Lokasi pengungsian yang berada di markas Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara dan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak Rawa Badak Selatan (RPTRA Rasela).

“Saat ini di lokasi pengungsian RPTRA Rasela dan Kantor PMI Jakarta Utara sudah tidak ada pengungsi yang tinggal,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji sebagaimana dikutip dalam siaran pers PPID di Jakarta, Sabtu (11/3).

Belum dijelaskan ke mana para penyintas kebakaran yang pada Jumat (10/3) masih berjumlah 41 orang itu pindah.

BACA JUGA:Belum Siuman, Dokter Sebut David Alami Trauma Saraf Berat Usai Dianiaya

Namun, menurut data BPBD DKI pada pukul 18.00 WIB mencatat ada 82 jiwa penyintas kebakaran yang bermukim sementara di Posko Pengungsian RW09 Kelurahan Rawa Badak Selatan.

Sedangkan penyintas kebakaran yang masih dalam perawatan tim medis sebanyak 26 orang di 4 rumah sakit.

Sebelumnya, Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jakarta Utara memberikan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) kepada 442 penyintas kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja.

BACA JUGA:Tak Dapat Perlakuan Spesial, Ayu Ting Ting Rela Ngemper Temani Bilqis Nonton BLACKPINK

Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jakarta Utara Edward Idris menjelaskan pelayanan adminduk bertajuk Kasih Sayang Tanggap Bencana Kebakaran Plumpang di tempat pengungsian Markas PMI Jakut dan RPTRA Rasela itu juga sudah diakhiri pada Jumat, dan dialihkan ke loket adminduk di setiap kantor kelurahan di wilayah Jakarta Utara.

Selama 5 hari, petugas memberikan sebanyak 125 permohonan penerbitan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El), 52 penerbitan Kartu Keluarga (KK), dan 26 penerbitan Akta Kelahiran.

Selain itu juga, sepuluh penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA), dua Akta Kematian, 85 instalasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), 140 layanan konsultasi, serta dua jenis pelayanan lainnya.

Usai ditinggalkan oleh para penyintas kebakaran Plumpang, PMI Jakarta Utara tetap menjadikan area markas mereka sebagai posko komunikasi guna memfasilitasi penyaluran maupun permintaan bantuan kemanusiaan selama 24 jam. (jpc)

Halaman:

Editor: Dewi Komalasari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Data Fakta Aturan Pengawalan di Indonesia

Kamis, 23 Maret 2023 | 12:24 WIB

Kemungkinan Ada Perbedaan Pada Penetapan 1 Syawal

Kamis, 23 Maret 2023 | 09:00 WIB
X